Sebabkan Keracunan dan Kematian, Makanan Ini Berbahaya Dimakan Bersamaan

Bayam campur tahu
Ada beberapa produk makanan yang ketika dimakan bersamaan akan memiliki reaksi kimia yang berbeda, menjadi racun bagi tubuh atau mungkin mengurangi nilai gizi yang terkandung menjadi tidak berguna sama sekali.

Di sisi lain, kombinasi makanan yang tak sesuai juga dapat menciptakan zat-zat yang tidak sehat. Faktanya, ada sejumlah makanan yang tidak boleh dimakan pada saat bersamaan karena sifat ketidakcocokannya. Akibatnya dapat menyebabkan reaksi tidak sehat, tak jarang juga kematian mendadak dalam kondisi-kondisi tertentu. Berikut ini diantaranya:

Telur dan susu kedelai

Susu kedelai kaya akan protein dan asam amino esensial. Mengandung isoflavon, bahan aktif yang bekerja sangat baik untuk kesehatan wanita. Tidak hanya itu baik untuk sistem kardiovaskular, perlu diketahui bahwa kedelai juga memiliki sedikit kandungan gula, sehingga juga bermanfaat bagi pasien yang kelebihan berat badan, obesitas atau diabetes.

Namun,jangan sekali-kali minum kedelai dengan telur ayam secara bersamaan karena albumin dalam putih telur ayam mudah dikombinasikan dengan zat tripxin dalam susu kedelai, menghasilkan zat yang sulit diserap dengan tubuh manusia, mengakibatkan kehilangan kandungan  nilai nutrisi alaminya.

Bayam dan tahu

Tahu mengandung dua zat, magnesium klorida dan kalsium sulfat, sedangkan bayam mengandung asam oksalat. Ketika dikombinasikan, keduanya akan menghasilkan magnesium oksalat dan kalsium oksalat, dua endapan tidak dapat dicerna yang dapat mempengaruhi penyerapan kalsium serta menyebabkan batu ginjal.

Hati hewan dengan wortel, seledri

Di hati hewan, kandungan zat tembaga, zat besi dan beberapa unsur logam lainnya cukup tinggi. Ion logam dapat dengan mudah membuat vitamin C dalam sayuran, umbi-umbian dan buah-buahan teroksidasi serta kehilangan efektivitasnya. Selain itu, sayuran, umbi-umbian, buah-buahan juga mengandung selulosa dan asam oksalat sehingga dapat mempengaruhi penyerapan zat besi oleh tubuh.

Makanan laut dan ginseng

Menurut pengobatan tradisional, makanan laut yang bersifat hiperventilasi, sementara ginseng yang dapat meningkatkan gas. Dua hal saling berlawanan ini dapat menyebabkan efek buruk bagi tubuh pemakannya. Saat mengonsumsi ginseng, Anda harus menjauhkan dari semua jenis lobak putih maupun merah dan makanan laut, karena akan menyebabkan reaksi hidrofobik atau sulit dicerna oleh tubuh.

Mentimun dengan tomat

Karena mentimun mengandung enzim yang dapat memecah Vitamin C, makan mentimun dengan tomat atau makanan kaya vitamin C lainnya tidak baik karena mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap Vitamin C itu sendiri.

Daging kambing dan teh

Daging kambing kaya akan protein. Jika Anda makan daging kambing dan kemudian minum teh segera, asam tanat dalam air teh akan bergabung menjadi protein dalam daging kambing untuk membentuk tannalbin. Efeknya yaitu dapat menyebabkan sembelit, yang lebih parah dapat menyebabkan kanker.

Daging sapi dan kacang kastanye

Daging sapi dan chestnut atau kacang kastanye memang baik untuk perut, jika tidak dimakan secara bersamaan. Namun, chestnut mengandung vitamin C, yang dapat bereaksi dengan zat dalam daging sapi sehingga mengurangi nilai gizi yang dikandungnya. Kombinasi kedua makanan ini juga buruk untuk kesehatan pencernaan.

Udang dan makanan dengan vitamin C

Saat makan udang juga tidak boleh makan makanan lain yang mengandung vitamin C tinggi. Udang mengandung senyawa yang dapat bereaksi dengan vitamin C untuk menghasilkan toksin arsenik yang bisa berakibat fatal.

Susu dengan cokelat

Kedengarannya sulit dipercaya, tetapi memang seharusnya susu dan coklat tidak boleh dimakan bersamaan. Susu kaya akan protein dan kalsium, sedangkan cokelat adalah asam oksalat, jadi jika dimakan bersama-sama, keduanya akan menghasilkan kalsium oksalat yang tidak larut, menyebabkan gangguan pencernaan dan bahkan diare.

Air minum mengandung asam laktat dan daging babi

Banyak orang suka makan sandwich yang dicampur dengan yogurt. Namun, adanya daging babi dalam sandwich ketika dikonsumsi dengan yogurt justru dapat menyebabkan kanker. Untuk memperpanjang umur simpan produk daging, pabrikan juga telah menambahkan nitrat untuk mencegah pembusukan dan mencegah Botulinum, semacam neurotoksin yang diciptakan oleh bakteri. Ketika nitrat bertemu dengan asam organik, ia akan berubah menjadi nitrosamin - karsinogen.

Daging domba dan semangka

Daging domba adalah makanan yang sifatnya panas, sedangkan semangka cenderung dingin. Jika dimakan bersamaan, efisiensi gizi daging domba akan berkurang secara signifikan. Bagi orang dengan limpa yang lemah, makan dua makanan ini secara bersamaan dapat menyebabkan kerusakan lebih parah pada limpa dan mempengaruhi kesehatan lambung.

Jangan Lewatkan


Tulis Komentar Sembunyikan Komentar

Disqus Comments