HP Bikin Orang Susah Tidur dan Hidup Tidak Sehat, Ini Penjelasannya

Bermain HP di tempat tidur
Bermain HP di tempat tidur

Dunia modern memang penuh dengan tekanan (stres) dari segala bidang. Cara terbaik untuk mengurangi dan menghilangkan stres tersebut adalah dengan tidur nyenyak.

Namun pola gaya hidup masyarakat saat ini telah mengalami banyak perubahan. Bukannya tidur, orang malah bermain-main dulu dengan media sosial, streaming video, atau mungkin mengunduh aplikasi (games) terbaru di tempat tidur. Akhirnya malah jadi tidak mengantuk dan justru begadang semalaman mengorbankan kesehatan.

Pernahkah kalian menyadari, kenapa pas sebelumnya sudah merasa ngantuk, tiba-tiba setelah bermain HP (smartphone) rasa kantuknya seketika hilang?. Menurut penjelasan para ilmuwan, cahaya biru yang keluar dari sebagian besar perangkat modern adalah “gelombang pendek yang dimodifikasi”.

Gelombang cahaya biru tersebut dampaknya dapat menghilangkan melatonin yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh tubuh, merupakan suatu hormon yang memengaruhi nyenyak atau tidaknya tidur seseorang.

Menurut Anne-Marie Chang, seorang ilmuwan saraf Harvard, telah lama diketahui bahwa cahaya secara langsung memengaruhi ritme sirkadian kita (jam tubuh manusia), dengan mengurangi jumlah kadar melatonin.

Di malam hari, kegelapan akan memicu melatonin dilepaskan dan memungkinkan kita tertidur dengan nyenyak. Akan tetapi, justru efek cahaya biru dari layar ponsel dan laptop akan membuat pelepasan hormon tersebut tidak terjadi tepat waktu, sehingga secara tidak langsung memengaruhi pola tidur kita.

Chang mengatakan bahwa jika seseorang tidak dapat atau enggan menekan tombol “matikan”, cobalah setidaknya meredupkan kecerahan atau menggunakan program tertentu yang dapat menyaring cahaya gelombang pendek.

Jadi, kualitas tidur yang buruk juga akan berdampak dan memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tubuh jadi gampang lelah, mata panda, badan terasa sakit semua, obesitas dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik yang berkaitan tentang tidur:

Olahraga teratur dapat membantu tidur lebih nyenyak, tetapi berolahraga secara sporadis atau tepat sebelum tidur justru dapat memiliki efek yang sebaliknya.

Meskipun kebanyakan orang membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur di malam hari, beberapa orang juga sudah cukup dengan hanya enam jam, sebagian lain juga ada yang bisa tidur hingga 10 jam.

Setiap orang diyakini bermimpi, biasanya sekitar empat hingga enam kali semalam, tetapi kebanyakan dari kita langsung melupakan mimpi tersebut ketika bangun tidur. Jika kamu ingin mengingatnya, biasakanlah menulis dalam jurnal tidur. Jadi sebelum tidur, selalu sediakan buku catatan di samping untuk mencatat setiap mimpi yang dialami.

Leave a Comment