Beranda Kesehatan Ketahui 6 Jenis Obesitas Ini Agar Mudah Turunkan Berat Badan

Ketahui 6 Jenis Obesitas Ini Agar Mudah Turunkan Berat Badan

Pria obesitas
Seorang pria dengan obesitas sedang berolahraga

Secara umum obesitas berarti kondisi kesehatan yang ditandai dengan kegemukan yang berlebihan pada penderitanya. Sebenarnya kurus berlebihan maupun kegemukan yang tidak wajar tetap sama-sama kurang baiknya bagi kesehatan tubuh. Jadi untuk memiliki tubuh yang sehat, berat badannya haruslah ideal. Hal ini bisa ditempuh dengan menjalani pola hidup yang sehat dalam kehidupan sehari-hari

Berbicara mengenai obesitas seperti pada judul artikel yang kita bahas saat ini, peneliti Universitas Sheffield (Inggris) menemukan bahwa ada enam jenis obesitas yang bisa dialami oleh seseorang. Setiap jenis obesitas ini memiliki metode penanganan khusus tersendiri agar penurunan berat badan bisa dilakukan secara lebih efektif dan mudah:

Obesitas karena makan terlalu banyak dan tidak sehat

Memang, hidup di jaman seperti sekarang ini kita tidak bisa luput dari makan makanan yang tidak sehat, terutama yang sarat dengan garam dan gula. Sayangnya, kedua bahan ini tidak hanya buruk untuk kesehatan, tetapi juga ukuran pinggang kita. Jika Anda mengalami obesitas jenis ini, maka perlu mengurangi asupan jumlah asupan makanan dari biasanya dan harus berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari. Kuncinya niat harus kuat, demi hidup yang lebih sehat.

Baca juga: Obesitas Adalah? Penjelasan Singkat Tentang Obesitas dan Solusinya

Obesitas karena gluten

Jika tubuh peka terhadap gluten, maka sulit untuk menurunkan berat badan selama tetap mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, protein yang ditemukan dalam gandum dan banyak biji-bijian. Sebagian besar orang yang terkena obesitas jenis ini adalah wanita remaja, mereka yang memiliki ketidakseimbangan hormon, dan mereka yang berada dalam tahap menopause. Obesitas gluten dapat diberantas dengan menghindari makanan yang mengandung gluten itu sendiri, berolahraga angkat beban, tidak minum alkohol, dan juga tidak merokok.

Obesitas yang disebabkan stres atau nervousness

Percaya atau tidak, stres ternyata juga dapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Kebanyakan mereka yang mengalami depresi dan kecemasan cenderung akan mengonsumsi permen untuk sedikit meringankan beban pikiran yang dialaminya. Alih-alih makan berlebihan dan membuat diri semakin tertekan, saatnya beralih dengan metode menghilangkan stres dan makan secara benar. Ubah pola pikir menjadi lebih baik sedikit demi sedikit.

Obesitas karena tubuh kurang aktif atau jarang olahraga

Jenis obesitas ini biasanya dialami oleh orang yang dulunya aktif secara fisik, namun tiba-tiba berhenti dan menjalani kehidupan yang menetap. Cara terbaik untuk menangani jenis obesitas ini adalah dengan mulai aktif bergerak kembali. Makan secara teratur dan tidak berlebihan.

Adanya gen gemuk dalam tubuh atau turunan

Ada juga orang tertentu yang dilahirkan dengan kecenderungan menjadi gemuk. Pada wanita, risiko obesitas bisa meningkat terlebih saat hamil dan tidak jarang sampai mengalami pembengkakan pada kaki. Lari-lari kecil dan naik turun tangga bisa cukup membantu menjaga tubuh tetap sehat dan ideal.

Obesitas dengan penumpukan lemak di perut

Tipe ini dikenal dengan obesitas metabolik atherogenik. Tanda-tandanya bisa termasuk kesulitan bernafas dan perut membuncit sementara bagian tubuh lainnya normal. Jika selama ini Anda mengonsumsi minum-minuman keras atau yang memabukkan, maka segera hentikan kebiasaan tersebut. Imbangi pula dengan berolahraga secara teratur dan makan sehat tepat waktu.

Banyak orang modern sekarang mengalami obesitas dan kondisi kesehatan ini dapat meningkatkan risiko penyakit utama, seperti stroke, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Jadi pastikan untuk menjaga berat badan ideal agar tetap sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here