Beranda Lainnya Perbedaan Anak Tunggal, Sulung dan Bungsu Menurut Teori Kepribadian

Perbedaan Anak Tunggal, Sulung dan Bungsu Menurut Teori Kepribadian

Anggota keluarga
Ilustrasi anggota keluarga

Ada beberapa ilmuwan peneliti yang meyakini urutan kelahiran memiliki efek pada kepribadian dominan yang dimiliki seseorang. Hal ini dianggap sama pentingnya dengan jenis kelamin dan hampir sama vitalnya dengan genetika.

Memang, selama ini ada stereotip tentang urutan kelahiran yang menyatakan bahwa anak-anak tertua (sulung) dianggap cenderung suka memerintah dan yang termuda (bungsu) tidak bertanggung jawab. Di sisi lain, mereka yang tidak memiliki saudara kandung atau anak tunggal seringkali memiliki karakter dan dicap sebagai orang yang egois.

Urutan Kelahiran Menurut Teori Kepribadian

Teori kepribadian yang berkenan dengan urutan kelahiran dan pengaruhnya dengan kkarakter seseorang sebenarnya telah ada sejak lama. Alfred Adler, seorang psikiater, adalah orang pertama yang mengusulkan teori tersebut. Banyak ahli tidak setuju dengan teori yang digagasnya, tetapi masih ada pula beberapa orang yang percaya dengan kebenarannya.

Sebuah buku karya Dr. Kevin Leman, yang berjudul: The Birth Order Book: Why You The the Way You Are, membahas bagaimana perbedaan karakter yang dimiliki oleh anak yang dilahirkan pertama (sulung), anak tengah, anak terakhir (bungsu) dan anak tunggal.

Anak Sulung

Menurut penjelasan dari buku tersebut, anak sulung cenderung memiliki karakter sebagai pemimpin alami. Dengan orang tua sebagai panutan utamanya, anak sulung sangat suka mengendalikan segalanya.

Di sisi lain, mereka juga seorang perfeksionis karena ingin dianggap semua pendapatnya benar. Dengan kecenderungan sifat ini, seringkali sulit bagi anak sulung untuk mengakui sebuah kesalahan. Anak sulung percaya diri dan agresif, tetapi juga ingin menyenangkan orang lain, sehingga biasanya akan mencari persetujuan dari seseorang yang mereka hormati.

Anak Tengah

Anak tengah biasanya memiliki karakter yang sulit mengikuti perintah karena sifat pemberontaknya. Mereka ingin menjadi lawan dari saudaranya yang lain, terutama yang lebih tua. Hal ini sering mengakibatkan kebiasaan dan minat yang berbeda dari anggota keluarga lainnya.

Anak tengah sering memprioritaskan orang di luar keluarganya dan ini sering kali karena perasaan yang menganggap dirinya kurang istimewa di dalam rumahnya. Inilah mengapa sebagian besar anak-anak tengah bersifat tertutup dan tidak nyamah, namun di sisi lain juga orangnya mandiri dan banyak akal.

Anak Bungsu

Anak yang dilahirkan terakhir atau disebut dengan istilah anak bungsu biasanya memiliki karakter yang riang, menyenangkan, suka bergaul, dan mudah bergaul (supel). Anak sulung ingin membuat orang tertawa dan mereka bisa karena mereka sering memesona. Namun, mereka juga bisa menjadi sangat manipulatif dan manja. Biasanya, mereka adalah yang paling tidak bertanggung jawab dalam keluarga, terutama dalam hal masalah uang.

Anak Tunggal

Tidak memiliki saudara kandung dapat memiliki kelebihannya tersendiri. Anak tunggal biasanya memiliki sifat yang sama dengan anak sulung dan lantaran tidak ada orang lain dalam keluarganya, orangtua umumnya memiliki harapan yang tinggi pada anak tunggal. Hal ini menyebabkan anak tersebut menjadi lebih bertanggung jawab dalam melakukan dan menaati aturan-aturan yang ada..

Jika teori kepribadian ini tidak cocok dengan Anda, hal ini bisa disebabkan karena adanya beberapa faktor lain, seperti gaya pendidikan keluarga dan kondisi lain, termasuk kesenjangan usia, anak adopsi, dan penyakit tertentu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here