Beranda Teknologi Web Server Apache atau Litespeed, Mana yang Lebih Bagus?

Web Server Apache atau Litespeed, Mana yang Lebih Bagus?

Apache Vs Litespeed
Ilustrasi Apache Vs Litespeed

Apache adalah perangkat lunak (software) server web paling banyak digunakan di dunia yang menangani hampir 60% dari semua lalu lintas internet. Apache juga merupakan salah satu pelopor terciptanya dunia internet modern saat ini.

Kejayaan web server apache membuat developer-developer lain tertarik untuk menciptakan produk serupa. Tak terkecuali adalah Litespeed, server web terbaru yang digadang-gadang lebih bagus dari segi fungsional dan performa dibandingkan dengan apache. Untuk lebih memahami perbedaan keduanya, berikut ini ulasan singkat perbandingan software Apache dan Litespeed.

Web Server Apache

Software Apache diciptakan pada tahun 1995 oleh sejumlah kecil penggiat internet untuk keperluan situs web mereka sendiri. Tak lama kemudian, Apache berkembang pesat dan langsung populer digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia.

Terus dikembangkan dan diperbaharui, server Apache menjadi salah satu server paling stabil dan aman yang tersedia hingga saat ini. Kemampuan pemuatan komponennya yang cukup cepat juga menjadikan Apache salah satu yang paling fleksibel dan serbaguna. Apalagi software ini juga tersedia secara gratis dan bebas digunakan oleh semua orang.

Web Server Litespeed

Tidak seperti Apache, Server Litespeed adalah perangkat lunak yang cukup baru, dibuat pada tahun 2002 oleh Litespeed industries Inc. Server web ini dirancang untuk membaca file konfigurasi yang ada di Apache kemudian memasukkannya ke pengaturan Litespeed untuk menggantikan server Apache.

Litespeed sendiri sebenarnya adalah pemutakhiran dari sistem Apache yang telah ada. Perusahaan mengklaim bahwa satu server Litespeed dapat menangani jumlah lalu lintas yang sama dengan dua server Apache. Kelemahan utamanya adalah jelas, harganya yang tidak gratis alias komersial.

Meskipun ada versi gratis Litespeed, banyak fitur penting yang dihilangkan atau hanya tersedia jika kita membeli versi yang berbayar, dimana harganya berkisar antara $ 14 – $ 92 per bulan.

Litespeed Vs Apache

Satu keunggulan utama dari Litespeed adalah server web ini benar-benar mampu menangani lebih banyak lalu lintas daripada Apache serta dapat menangani serangan DDOS lebih efisien. Dalam satu penelitian, server Apache yang mengalami serangan DDOS digantikan oleh Litespeed.

Ketika server Apache mengalami down karena serangan masif, server Litespeed justru berhasil menahan serangan dan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu, Litespeed juga dapat menangani file konfigurasi khusus dan mendukung hampir semua panel kontrol populer.

Juaranya adalah?

Litespeed! Mengingat kemampuan dan kecepatan pada Litespeed yang tidak dimiliki oleh Apache, terlebih Litespeed juga merupakan versi pemutakhiran dari Apache. Jadi web server ini memang layak untuk dijadikan pemenangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here