4 Kebiasaan Makan Ini Sebabkan Kerusakan Hati Lebih Cepat

Makanan olahan
Makanan olahan

Hati adalah salah satu organ paling penting peranannya dalam tubuh kita, karena menghasilkan empedu, menyaring racun, mengubah protein, karbohidrat, vitamin dan mineral.

Masalah sekecil apapun yang terjadi pada hati akan berdampak besar terhadap kinerja tubuh secara keseluruhan. Bahkan kebiasaan makan makanan tertentu juga dapat menyebabkan kerusakan hati lebih cepat. Berikut ini ulasannya, semoga bisa menjadi pengetahuan kita bersama:

1. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Konsumsi alkohol berlebihan adalah penyebab paling umum kerusakan hati. Jumlah alkohol yang berlebihan akan berdampak pada kemampuan hati untuk mengeluarkan racun dari tubuh.

Hati akan menjadi sangat kewalahan untuk menetralisir efek racun dari alkohol yang dikonsumsi, sehingga efeknya bisa menyebabkan peradangan dan penyakit hati berlemak.

Ketika hati memecah alkohol, reaksi kimianya dapat merusak sel-sel hati. Setelah lama mengonsumsi alkohol yang berlebihan, kerusakan tersebut bisa menjadi permanen dan menyebabkan sirosis atau jaringan parut pada hati, yang menyebabkan hilangnya fungsi hati. .

2. Konsumsi Garam (Berlebihan)

Para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 2.000 hingga 2.400 miligram garam setiap hari agar kesehatan tubuh tidak terganggu. Orang cenderung mengonsumsi 5.000, 6.000, atau bahkan hingga 10.000 miligram setiap harinya, efek dari makan makanan kemasan dan makanan cepat saji yang kebanyakan menggunakan garam sebagai pengawet.

Untuk orang yang memiliki masalah sebelumnya, kelebihan natrium dapat menyebabkan peradangan di perut dan retensi air. Kedua hal ini dapat membuat hati bekerja terlalu keras.

3. Makan Makanan Olahan (Berlebihan)

Penumpukan lemak di hati yang disebabkan oleh kelebihan gula dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut, yang merupakan salah satu penyebab sirosis.

Gula alami yang terdapat dalam sayuran dan buah-buahan bagus karena dikemas dengan serat makanan alami dan dicerna secara perlahan.

Tetapi makanan olahan dan pemanis buatan yang tidak alami, penuh dengan gula dan hampir tanpa serat makanan, dampaknya jelas tidak baik untuk hati dan harus dihindari sebisa mungkin.

4. Sering Melewatkan Sarapan

Melewatkan sarapan tidak baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kebiasaan ini diketahui justru dapat menyebabkan penambahan berat badan dalam jangka panjang. Seperti yang kita ketahui, kenaikan berat badan, tidak baik untuk hati.

Saat sarapan, konsumsilah makanan standar kaya nutrisi yang tidak diproses, tidak beracun, dan memiliki manfaat baik untuk kesehatan tubuh.
Loading...

Jangan Lewatkan


Tulis Komentar Sembunyikan Komentar

Disqus Comments