Beranda Lokal Cara Menghitung Neptu Hari dan Pasaran Serta Makna Kepribadian

Cara Menghitung Neptu Hari dan Pasaran Serta Makna Kepribadian

Menghitung Neptu Hari dan Pasaran
Kalender Jawa yang ada Hari Pasaran

Dalam budaya Jawa dikenal adanya perhitungan (petung), yang digunakan untuk menghitung atau menentukan terutama hajat-hajat penting dalam kehidupan sehari-hari. Istilah hitung menghitung ini dikenal dengan nama Primbon Jawa. Namun Primbon modern tidak murni seratus persen mengacu pada budaya Jawa, melainkan sudah ada campuran dengan ajaran-ajaran Islami, sehingga dalam hal ini kita menyebutnya dengan Primbon Islam.

Kita sebagai manusia diwajibkan untuk berikhtiar, meramal (prediksi) menggunakan petung neptu menurut Primbon Jawa adalah salah satu jalan (ikhtiar) manusia. Sekalipun kita tidak boleh percaya sepenuhnya, karena nasib seseorang yang berhak menentukan adalah Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan tujuan ikhtiar agar selalu waspada dan berhati-hati dalam hidup serta kehidupan sehari-hari. Maka jika cara menggunakan ramalan seperti yang disebutkan dalam artikel ini, tidaklah jelek ataupun merusak akidah keyakinan yang dimiliki (kepada Allah SWT).

Menghitung Neptu Hari Tujuh dan Hari Pasaran

Untuk menghitung dan menentukan neptu hari dan pasaran seseorang, kita bisa menggunakan pedoman aturan seperti di bawah ini:

Neptu Hari Tujuh

  1. Ahad neptu harinya adalah 5
  2. Senin neptu harinya adalah 4
  3. Selasa neptu harinya adalah 3
  4. Rabu neptu harinya adalah 7
  5. Kamis neptu harinya adalah 8
  6. Jumat neptu harinya adalah 6
  7. Sabtu neptu harinya adalah 9

Neptu Hari Pasaran

  1. Legi neptu harinya adalah 5
  2. Pahing neptu harinya adalah 9
  3. Pon neptu harinya adalah 7
  4. Wage neptu harinya adalah 4
  5. Kliwon neptu harinya adalah 8

Pertemuan Neptu Hari Tujuh dan Pasaran Lima

  1. Ahad Legi 5 + 5 = 10
  2. Ahad Pahing 5 + 9 = 14
  3. Ahad Pon 5 + 7 = 12
  4. Ahad Wage 5 + 4 = 9
  5. Ahad Kliwon 5 + 8 = 13
  1. Senin Legi 4 + 5 = 9
  2. Senin Pahing 4 + 9 = 13
  3. Senin Pon 4 + 7 = 11
  4. Senin Wage 4 + 4 =8
  5. Senin Kliwon 4 + 8 = 12
  1. Selasa Legi 3 + 5 = 8
  2. Selasa Pahing 3 + 9 = 12
  3. Selasa Pon 3 + 7 = 10
  4. Selasa Wage 3 + 4 = 7
  5. Selasa Kliwon 3 + 8 = 11
  1. Rabu Legi 7 + 5 = 12
  2. Rabu Pahing 7 + 9 = 16
  3. Rabu Pon7 + 7 = 14
  4. Rabu Wage 7 + 4 = 11
  5. Rabu Kliwon 7 + 8 = 15
  1. Kamis Legi 8 + 5 = 13
  2. Kamis Pahin 8 + 9 = 17
  3. Kamis Pon 8 + 7 = 15
  4. Kamis Wage 8 + 4 = 12
  5. Kamis Kliwon 8 + 8 = 16
  1. Jumat Legi 9 + 5 = 11
  2. Jumat Pahing 6 + 9 = 15
  3. Jumat Pon 6 + 7 = 13
  4. Jumat Wage 6 + 4 = 10
  5. Jumat Kliwon 6 + 8 = 14
  1. Sabtu Legi 9 + 5 = 14
  2. Sabtu Pahing 9 + 9 = 18
  3. Sabtu Pon 9 + 7 = 16
  4. Sabtu Wage 9 + 4 = 13
  5. Sabtu Kliwon 9 + 8 = 17

Makna Kepribadian Neptu Hari dan Pasaran Kelahiran Seseorang

1. Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasaran bertemu 7 adalah jalannya bumi, berwatak sempit,tidak pandai bergaul (canggung dalam pergaulan), sedikit teman dan malas bekerja, serta tanggungjawab kurang terhadap wanita. Cara menghindarinya ialah dengan banyak menyebut asma Allah “Ya YAHMA-NU ya RAHI-MU” agar dapat dekat dengan Allah swt.

Baca juga: Menghitung Perjodohan Menurut Primbon Jawa

2.Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasaran bertemu delapan (8) adalah jalannya api, berwatak kurang baik, mudah tersinggung, panas hati, dengki, bermuka masam, sering bertengkar karena sering bicara keliru, akibatnya sedikit teman. Cara menghindarinya yaitu dengan menyebut asma Allah “Ya MALIKU ya QUDDUSU, ya RAHMANU YA RAHIMU” sebanyak-banyaknya.

3.Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasaran bertemu sembilan (9) adalah jalannya “Arsy empat“,berwatak suka berpindah-pindah (tidak teguh pendirian), sukanya hanya makan yang enak dan sering keluyuran (bepergian), jika memiliki aji-aji tidak mujarab, tetapi otaknya cerdas. Cara menyelamatkannya adalah dengan membaca asma’ Allah “Ya ‘ALIYYU ya ALIMU, ya MALIKU, ya QUDDUSU“, sebanyak-banyaknya.

4.Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasarannya bertemu 10, adalah jalannya angin, berwatak pendiam, berkepribadian tinggi, cerdas dan besar nafsunya. Tindakannya sesuai dengan perkataannya. Segala urusan dan pekerjaannya dapat ia atasi dengan baik, tapi sulit diajak musyawarah.

Cara menghindari sifat yang tak terpuji, menyebut asma Allah “Ya ALIYYU ya ‘ALIMU, ya RAHMANU ya RAHIMU,ya KAFI ya MUGHNI“.

5.Jika anak lahir jumlah neptu dan pasaran bertemu 11 adalah jalannya bunga, berwatak pemberani, pemalu, punya barang sering dijual bahkan mengambil hak orang lain.

Cara menghindari sifat-sifat tercela, menyebut asma Allah “Ya MALIKU YA QUDDUSU, YA RAHMANU YA RAHIMU YA KABIRU YA MUTAKABBIRU YA KAFI YA MUGHNI“.

6.Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasaran bertemu 12 adalah jalannya syetan, berwatak neriman, banyak orang senang (laki atau wanita), banyak kepandaiannya cari kerja mudah tetapi sering kehilangan (sesudah berumah tangga).

Cara menutupi kekurangannya, menyebut asma’ Allah “YA ‘ALIYYU YA ‘ALIMU, YA MALIKU YA QUDDUSU, YA RAHMANU, YA RAHIMU YA KABIRU YA MUTAKABBIRU atau YA’ALIMU YA MUTA’ALLIMU“.

7.Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasaran bertemu 13 adalah jalannya bintang,berwatak ramah dan halus budi pekertinya, berteman dengan orang baik-baik.

Cara memelihara pemberian Allah harus selalu bersyukur dengan menyebut asma’Allah”YA’ALIYU YA ‘ALIMU YA MALIKU YA QUDDUSU YA’ALI- MU YA MUTA’ALIMU YA KAFI YA MUGHNI YA FATTAHU YA’ALIMU.

8. Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasaran bertemu 14 adalah jalannya bulan, berwatak loyal, pekerjaan selalu baik, sering bahagia, cerdas dan disegani orang, lemah hati tetapi pemalas akibatnya sulit menjadi orang kaya.

Cara supaya menjadi mulia, menyebut asma’ Allah “YA ‘ALIYYU YA ‘ALIMU atau YA KABIRU YA MUTAKABBIRU atau YA KAFI YA MUGHNI atau YA FATTAHU YA ‘ALIMU” sebanyak-banyaknya.

9.Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasaran bertemu 15 adalah jalannya matahari, berwatak memerintah tetapi tidak mau kerja, keras bicaranya, tidak betah lapar giat bekerja, banyak kenalan, jika berumah tangga sering bertengkar.

Cara menghindari sifat-sifat tercela, harus banyak menyebut asma’ Allah “YA KABIRU YA MUTAKABBIRU atau YA ‘ALIMU YA MUTA’ALLIMU atau YA KAFI YA MUGHNI“.

10. Jika anak lahir jumlah neptu dan pasaran bertemu 16 adalah jalannya air, berwatak lemah lembut, sopan dan banyak memaafkan, cita-cita tercapai. Jika marah tidak ada yang berani menghalangi, tapi jika digertak akan diam seribu bahasa.

Cara menghindarkan sifat tak terpuji, menyebut asma’ Allah “YA KABIRU YA MUTAKABBIRU atau YA ‘ALIMU YA MUTA’ALLIMU atau YA FATTAHU YA ‘ALIMU” sebanyak-banyaknya.

11. Jika anak lahir jumlah neptu dan pasaran bertemu 17 adalah jalannya bumi, berwatak pendiam, pekerjaannya membahayakan, lambat tetapi nasehatnya ditaati orang, sedikit kenalan, sering ditipu.

Cara menyelamatkannya, perbanyaklah sebutan asma’ Allah “YA ‘ALIMU YA MUTA’ALLIMU atau YA FATTAHU YA ‘ALIMU“.

12. Jika anak lahir jumlah neptu hari dan pasaran bertemu 18 adalah jalannya api, berwatak panas hati, gertakan menakutkan, dapat tantangan lawan, angkuh jika kaya.

Cara menghindari sifat-sifat tercela, perbanyaklah sebutan asma’ Allah “YA FATTAHU YA ‘ALIMU“.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here