Beranda Hobi Tips Memulai Bisnis Budidaya Jangkrik dan Cara Menjualnya

Tips Memulai Bisnis Budidaya Jangkrik dan Cara Menjualnya

Wadah rumah jangkrik buatan sendiri
Wadah rumah jangkrik buatan sendiri

Budidaya jangkrik untuk dijual dan menghasilkan uang tambahan cukup memerlukan sedikit ruang. Karena pada dasarnya rumah hidup jangkrik dapat dibuat di ruang bawah tanah atau ruangan-ruangan kecil yang tersisa di rumah kita.

Untuk menghasilkan uang, jangkrik harus dipelihara dan kemudian jika sudah atau cukup layak untuk dijual, maka kita dapat menjualnya dalam jumlah besar sekaligus. Setiap jangkrik betina bertelur antara 5 sampai 10 telur per hari. Jadi tidak perlu waktu lama untuk menghasilkan serangga ini dalam jumlah yang cukup besar untuk dijual kepada orang-orang yang memerlukan jangkrik sebagai makanan untuk burung, ikan atau reptil.

Siapkan Bahan-bahan yang Dibutuhkan

Kumpulkan persediaan seperti wadah untuk menampung jangkrik saat sudah tumbuh besar dan layak untuk dijual. Anda juga membutuhkan penyaringan logam dengan lubang-lubang kecil yang dipasang di bagian atas wadah untuk mencegah jangkrik keluar sembari masih memberi mereka cukup udara untuk bernafas.

Jangkrik-jangkrik meletakkan telurnya di tanah, lumut gambut, atau bahan alas yang kita tempatkan di wadah (sarangnya). Kita bisa memulai budidaya dengan beberapa lusin jangkrik, dengan jumlah betina dan jantan yang sama sehingga nantinya dapat berkembangbiak cepat.

Karena jangkrik membutuhkan suhu yang hangat untuk tumbuh, maka sarangnya bisa ditempatkan di sudut-sudut yang memiliki suhu hangat tetap (bisa Anda kreasikan sendiri), atau bisa juga menggunakan elemen pemanas reptil untuk menjaga wadah tetap hangat.

Temukan Pasar dan Mencari Pembeli

Bangun relasi dengan orang-orang yang berhubungan untuk menemukan pembeli atau mencari tahu siapa yang membutuhkan jangkrik di daerah Anda, seperti toko umpan, nelayan atau toko hewan peliharaan yang perlu memberi makan reptilnya.

Cari tahu berapa banyak jangkrik yang mereka butuhkan dan seberapa sering harus disuplai persediaannya. Rayulah agar mereka mau membeli jangkrik dari hari hasil budidaya Anda, semisal dengan menyebutkan manfaat membeli produk lokal, tidak perlu membayar ongkos pengiriman untuk mendapatkan pasokan jangkrik secara kontinyu.

Bicaralah dengan rantai toko hewan peliharaan untuk mengetahui apakah mereka membutuhkan distributor di wilayah Anda untuk memasok toko jangkrik lokal. Pilihan lain adalah mendekati kebun binatang setempat untuk mengetahui kebutuhan mereka akan serangga.

Bersiap untuk Pengiriman

Jika Anda berencana untuk mengirim jangkrik ke bisnis lokal, Anda harus terlebih dahulu memasukkan serangga tersebut ke dalam kotak kecil dengan desain khusus sehingga jangkrik mendapatkan udara cukup untuk bernafas sampai pembeli mengeluarkannya untuk digunakan.

Pengiriman ke lokasi yang jauh juga memerlukan prosedur yang sama seperti di atas. Intinya, wadah yang digunakan untuk menyimpan jangkrik selama pengiriman jangan terlalu rapat karena dapat menyebabkan jangkrik kesulitan bernapas dan mati sebelum sampai tujuan.

Promosikan Bisnis Anda

Anda bisa melakukan promosi dengan menawarkan hasil budidaya ke orang-orang atau perusahaan yang membutuhkan jangkrik. Promosi juga bisa dilakukan secara online, saat ini kan jamannya sosial media, jadi tidak terlalu sulit untuk menemukan pembeli. Atau jika perlu, buat situs website yang khusus menjual jangkrik hasil budidaya sendiri sehingga dapat memudahkan orang-orang yang membutuhkannya.

Beri keterangan jelas terkait pilihan berapa banyak jangkrik yang bisa dikirim per paketnya, dan jelaskan pula biaya pengiriman yang harus dibayar pembeli. Jadi dengan begini, pelanggan akan merasa terbantu dan puas dengan layanan yang Anda tawarkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here